h1

The Little Tiny Country – Andorra

August 13, 2003

I hadn”t known that the country of Andorra even existed. Then I got my hands on a large, detailed map of Europe near the beginning of our holiday in Southeast France. Voila.. Andorra la Vella. Principalities in the Pyrenees.

Andorra is just seems like the most peaceful place imaginable. With Beautiful squeezed into the valley, the little town just seems to live its own life This little sliver of a country, land-locked and surrounded by France and Spain, seemed mysterious and unusual.

Despite the tourists. Summertime doesn’t really offer a whole lot of activities, except for duty-free (CHEAP!) shopping. Since the 13th century Andorra has been a co-principality, split between the Bishops of Seu d’Urgell in Spain and the Counts of Foix in France. This dual rule has effectively kept either country from gobbling it up over the centuries. Since Andorra is not part of the European Union, it remains tax free. After walking through half the city and seeing endless shops selling the exact same doo-doo at the exact same prices.
Most of the little villages have since been inundated with stores and ski chalets. Andorra is one of favorite wintersport destinatination for eveyrthing who love wintersport. A very nice place indeed to do that. I think one day we will try to go to Andorra in winter time for wintersport then.

Trip Tips

Getting There: The nearest major airport to Andorra and Aran is several hours to the south, in Barcelona. Another possibility is to fly into Toulouse, France, two or three hours to the north. Flights from Paris to Toulouse depart almost hourly. Unless you come strictly for skiing, it’s probably best to rent a car.

Indonesian Version :

Rencana untuk berkunjung ke Andorra sebenernya waktu kita liat plat mobil yang berasal dari Andorra. Huh… Andorra… where’s that? Rasanya gue gak pernah denger ada nama negara Andorra.. ada juga Angorra dan itu jenis kucing😀 – ketauan sekaleee jaman sekolah ga pernah buka peta dunia😀 weee…. besar bo, peta dunia. Peta Jawa aja ga apal. Sampai di apartment, tempat kita menginap di D’Agde, gue buka lah peta Eropa. AAaaahhh voila Nemu. Andorra !

Andorra adalah negeri kecil – The Principalities (seperti halnya Monaco ato San Morino) di wilayah pegunungan Pyreness. yang baru merdeka tahun 1993, sebelumnya dijajah oleh Perancis. Dengan Penduduknya yang cuman 70.000 orang dengan luas negara 468km persegi. Tapi karena letaknya di pegunungan dan jalannya pun turun naik, trus belak belok, kesannya panjaaaang banget. Padalah kalo di pikir pikir, warga kecamatan Mampang aja udah pasti lebih banyak yah.

Sebagian penduduk Andorra menetap di ibukotanya yang bernama Andorra la Vella – Negaranya namanya Andorra. Kok ga keratif banget buat nama.

Perlu visa ga? Cek website, ternyata kalo punya ID EU biarpun pegang pasport Indonesia bisa lenggang kangkung masuk Andorra tanpa memerlukan visa. Seperti halnya negara Swiss asal IDcard ma Passport lebih dari 6 bulan masa berlakunya. Gue orangnya parno. Jadi biar semua surat/dokumen lengkap tetep aja lewatin douane deg deg-an. Ga bakat jadi teroris. Soalnya keliatan banget gemeterannya.

Jarak D’agde – Andorra kira kira 3 jam naek mobil, melewati desa desa kecil perancis sepanjang pengunungan Pyrenees. Andorra cumin punya satu jalan utama dari Perancis ke Spanyol ato sebaliknya.

Kesan pertama: Andorra itu penuh mobil plat perancis. Banyak duty-free… let’s chek it out.. ada apa siiih? Selain turis yang kebanyakan penduduk perancis dan spanyol. Di waktu musim panas, Andorra sebenernya tidak terlalu banyak menawarkan aktivitas yang mengasikan. Kecuali untuk duty-free (MurahMeriah) shopping ! Waaa surga belanda sekali. Untuk orang yang hobby belanda, Andorra adalah tempat yang paling cocok untuk nge-gesek kartu kredit. Untungnya, karena hari panas banget, jiwa belanja rada rada kendor. Yang ada cuman kebeli bermacam macam keju (keju mix dari goat dan sheep pppuuuh rasanya men.. lumer di lidah!) dan majalah😀

Ga salah, kalau orang orang perancis ato spanyol yang tinggal di perbatasan, nyempet nyempetin untuk dateng ke Andorra, untuk ngisi bensin, beli minuman alkohol atau sekedar beli malboro light (udah kaya rumah di kemang beli malboro light di Bogor ibaratnya). Tapi bukan berarti sekali dateng bisa beli segerobak. Bisa sih kalo nekat. Cuman hati hati di jegat petugas di cek point – perbatasan negara. Setiap kepala hanya dapat membawa 2 slot rokok dan 2 botoh minuman beralkohol. Jadi jangan berharap deh, sekali dateng pulang pulang bisa buka warung rokok di kampung sebelah😀

Uuh ampir lupa: selaen surga belanja di waktu summer sebenernya wisata andalan Andorra adalah Winter sportnya. So, next winter.. (entah kapan – masih nyimpen voucher wintersport holiday dari sang kekasih untuk kemana aja asal ada salju, jadi kemungkin Andorra bisa jadi salah satu alternatif)

*******

Trip Tips
Airport terdekat ke Andorra adalah Barcelona, Spanyol (Selatan) Dilanjutin sama naek mobil (sewa/bus) selama 3 jam. Kemungkinan lain, Andorra bisa di capai dari Toulouse, Perancis juga sekitar 2 atau 3 jam (Utara). Penerbangan dari Paris ke Toulouse tersedia hampir setiap 1 jam sekali. Lebih baik sih emang langsung sewa mobil untuk sampai di tujuan dari bandara.

Plus: Berdasarkan pengalaman pribadi.. (sebenernya gue gak boleh kasih tau siapa siapa karena ini rahasia kita bedua), berusaha makan siang sebelum jam 4 sore karena mulai jam 4 sore sampai jam 8 malem.. waktunya siesta… yang ada bisa kelaparan karena ga ada satu restaurant, snackbar pun yang buka😀 Maksud hati makan Paella… nice dinner di Andorra, apa daya berakhir di Quick hehehehe… grrrr….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: